Pentingnya Ejaan dalam tes bahasa Inggris Anda

Saat Anda mempersiapkan PTE, IELTS, OET, TOEFL atau tes bahasa Inggris lainnya, penting untuk memahami pentingnya ejaan saat Anda menulis atau mengetik jawaban Anda.
Berikut beberapa aturan yang perlu Anda ingat agar Anda bisa menguasai ejaan:
Aturan # 1: ie atau ei?
Oh, ini adalah salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan orang saat menulis. Dalam PTE, Anda bisa melihat skor Anda di bagian Ejaan dan itu akan memberi Anda gambaran bagus tentang bagaimana Anda dalam Ejaan dan aspek lain seperti Tulisan Diskursus.
INGAT: “i sebelum e kecuali setelah c ketika bunyinya ee”
Anda bisa menonton penjelasan lebih rinci dalam video di bawah ini:
Aturan # 2: ie atau ei? Penjelasan lebih lanjut
Bagaimana dengan kata-kata seperti neigh, sleigh, neighbour, eight, dll? Nah, tidak perlu mencari lebih jauh, ini yang perlu Anda ketahui.
INGAT: “Jika bunyinya ay, ejaannya ei”
Aturan #3: Awalan
Apa itu awalan?
Kamus Oxford mendefinisikan awalan sebagai “Sebuah kata, huruf, atau angka yang ditempatkan sebelum yang lain” dan artinya cukup sederhana. Jadi apa yang harus Anda ingat? Biarkan David menjelaskan dalam video di bawah ini:
INGAT: Jika Anda menambahkan awalan pada sebuah kata, ejaan tidak berubah meskipun huruf terakhir awalan dan huruf pertama kata sama.
Aturan # 4: huruf e terakhir
Mengapa announce menjadi announcement tetapi jika kita menambahkan -ing, menjadi announcing?! Huruf ‘e’ menghilang saat Anda menulis announcing. Berikut penjelasan aturannya:
INGAT: Pertahankan ‘e’ terakhir dari kata dasar jika menambahkan sufiks yang diawali dengan konsonan, tetapi jika Anda menambahkan sufiks yang diawali dengan vokal maka hilangkan ‘e’.
Aturan # 5: Kata yang berakhiran -y
Ada dua bagian untuk ini, ketika sebuah kata memiliki konsonan sebelum ‘y’ dan ketika kata memiliki vokal sebelum ‘y’.
Berikut beberapa contoh untuk skenario “jika kata memiliki konsonan sebelum ‘y’, ubah ‘y’ menjadi ‘i’ dan tambahkan -ed, -er, atau -es” termasuk:
marry — marries
fly — flier
carry – carried
Di sisi lain, berikut beberapa contoh untuk “jika kata memiliki vokal sebelum y, pertahankan y saat menambahkan -ed atau -ing” termasuk:
employ — employed
annoy — annoying
INGAT: Jika kata memiliki konsonan sebelum y, ubah y menjadi i dan tambahkan -ed, -er, atau -es DAN jika kata memiliki konsonan sebelum y, ubah y menjadi i dan tambahkan -ed, -er, atau -es.
Aturan # 6: Kata yang berakhiran -o
Hmm, ini menarik! Kenapa potato menjadi potatoes tapi studio menjadi studios?!
Anda dapat melihat penjelasan rinci dari Master Tutor David di bawah ini:
INGAT: Saat membentuk jamak dari kata benda yang berakhiran o, tambahkan -es
Aturan # 7: Bunyi -shen
Bagaimana Anda menentukan kapan menggunakan -sion atau -tion untuk sebuah kata? Juga, music menjadi musician yang tidak berakhiran -sion atau -tion! Jadi bagaimana Anda tahu akhiran mana yang harus digunakan?
INGAT: Ini sederhana, Anda selalu akan menggunakan -cian untuk orang dan menggunakan dua lainnya berdasarkan bagaimana kata dasar berakhiran.
Anda dapat berlangganan saluran E2 Words and Rules untuk video menakjubkan lainnya yang membantu Anda dengan persiapan Anda. Jika Anda berencana mengikuti PTE, IELTS, OET, atau TOEFL, daftar untuk uji coba gratis dengan E2Language dan dapatkan akses ke konten luar biasa HARI INI!
Video dibuat oleh David dan ditulis oleh Abhi